0 Viewers
Tampilkan postingan dengan label Pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernikahan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Mei 2020

Bukan yang Hanya Baik Rupanya yang Menjadi Dasar Kamu Memilih, Tapi Lihatlah Agamanya Pula Jumat, 29 Mei 2020

Untukmu yang sedang mencari dan menanti jodoh, Jangan sampai kamu salah dalam memilih pasangan hidup, jangan sampai kamu hanya terlena pada wajahnya yang mempesona, tapi pastikan kamu tertarik pada hatinya yang baik.

Menikahlah dengan wanita yang baik agmanya, baik akhlaqnya, baik perangainya, bukan yang hanya baik rupanya, agar cintamu padanya tak hanya bertahan sementara.

Bila Cintamu Hanya Berpatokan Pada Rupanya yang Cantik, Jangan Heran Bila Cantiknya Termakan Usia Rasa Cintamu Berkurang

Karena bila dalam memilihnya hanya karena kau telah jatuh cinta pada rupanya yang cantik semata, maka jangan heran bila nantinya setelah kecantikannya memudar termakan usia, rasa cintamu padanya berkurang.

Kecantikan Fisik Itu Berdurasi, Cintamu Akan Menjadi Basi Bila Dirinya Tak Lagi Seksi

Karena sebenarnya kecantikan fisik itu berdurasi, dan pastinya cintamu padanya akan menjadi basi bila dirinya tak lagi seksi seperti dahulu kala saat masih pertama kali berjumpa denganmu.

Sebab, apapun yang bersifat keduniaan akan sirna pada waktunya, tapi tidak dengan kebaikan hati, ia akan selalu menggema walau sampai liang lahat.

Bila Hatinya yang Cantik, Maka Bersamanya Tentu Kamu Tidak Akan Pernah Merana

Dan sebaliknya, bila hatinya yang cantik, maka bersamanya tentu kau tidak akan pernah merana. Apakah karena yang cantik hatinya adalah patokan sempurna?

Tidak, karena memang tak ada yang sempurna didunia ini, melainkan karena ia akan pandai membijaksanan tanggung jawabnya.

Yang Baik Agamanya Akan Selalu Tahu Cara Menunaikan Tanggung Jawabnya

Karena hidup bersama dalam pernikahan itu adalah sebuah hubungan cinta yang selamanya akan membutuhkan tanggung jawab yang nyata. Dan wanita yang baik agamanya akan selalu tahu cara menunaikan tanggung jawabnya dengan baik.

Rasa Cintamu Padanya Tidak Akan Pernah Berkurang, Bila Dengan Agamanya Dia Selalu Memikatmu

Karena bila tanggung jawabnya telah tertunaikan sesuai dengan porsinya, maka tentu rasa cintamu padanya tidak akan pernah berkurang.

Karena hanya wanita yang baik agamanya, yang baik akhlaqnya, dan baik tanggung tanggung jawabnya yang selamanya bisa mendamaikan hati suaminya.

Semoga Allah memberikan jodoh yang terbaik kepadamu. Aamiin

5 Alasan Istri Tak Perlu Takut Bercerai, Jika Pernikahan Menyakitkan

Banyak rumah tangga yang ketika terjadi percerai yang dianggap bersalah selalu pihak istri, dituduh tidak becus mengurus rumah tangga dan pandangan-pandangan buruk lainnya.

Sehingga banyak istri yang merasa takut untuk memutuskan bercerai saat ada masalah, dan memilih bertahan meski dirinya selalu tersakiti dalam pernikahan itu.

Ketika pernikahan selalu bikin sakit hati dan sudah tidak bisa diperbaiki lagi, cerai memang jalan satu-satinya. Tapi istri selalu takut dengan perceraian.

Padahal wanita juga punya hak hidup bahagia dan mandiri tanpa harus selalu bergantung pada pria atau suami. Berikut ini beberapa pertimbangan kenapa istri tidak boleh takut bercerai:

1. Tidak Perlu Malu Dengan Status Janda
Ingatlah, sataus janda itu bukan keinginan istri dan bukan juga hal yang negatif untu disandang wanita.

Karena banyak status janda disebabkan oleh ulah suami yang tak bisa menjaga nafsunya.

Maka lihatlah status janda itu sebagai hal positif yang memiliki arti kemandirian dan ketegaran seorang wanita dalam mengambil keputusan.

2. Wanita Juga Bisa Mencari Uang Sendiri
Jangan takut bercerai hanya karena tidak memiliki pekerjaan dan sudah memiliki anak. Ketahuilah bahwa ada banyak cara untuk mencari pekerjaan, atau bisa menggunakan keahlian untuk memulai sebuah bisnis.

3. Jangan Merasa Rendah Dengan Status Janda
Status janda bukan sesuatu yang bisa menjadikan wanita rendah, karena masih banyak orang yang menyukaimu. Ingatlah, wanita harus tetap berdiri tegak menjalani kehidupan baru.

4. Nasehat Orang Tidak Selalu Benar
Ketika kamu bercerai mungkin akan ada banyak nasehat yang datang kepadamu, yang meminta untuk tetap bertahan dengan berbagai alasan mereka.

Jika memang perceraian adalah jalan terbaik, maka lakukanlah. Nasehat orang lain tak selalu benar, karena mereka tidak merasakan penderitaanmu.

5. Pernikahan Bermasalah Hanya Menyakiti Anak
Jika mempertahankan pernikahan karena kasihan sama anak, justru pernikahan yang bermasalah jika terus dilanjutkan akan berdampak buruk kepada anak-anak.

Jika anak tumbuh dalam keularga yang selalu bertengkar akan menjadi peribadi tidak baik dan memilik prilaku buruk ketika sudah dewasa.

Perceraian tidak selalu berarti aib, karena tidak semua hal bisa kita cegah. Semua orang memiliki masalah yang berbeda-beda, termasuk kamu dengan permasalahan keluarganya.

Wahai sobat dakwah, Hindarilah perceraian.

Jika Benar Cintamu Karena Allah, Maka Semakin Hari Kamu Akan Semakin Mencintainya Dengan Tulus

Jika Benar Cintamu Karena Allah, Maka Semakin Hari Kamu Akan Semakin Mencintainya Dengan Tulus, Katanya cinta karena Allah, katanya cinta karena kebaikan agamanya, katanya cinta karena akhlaqnya? tapi kenapa saat nampak kekurangan darinya kadang kamu mengeluh? atau mungkin ikrar cintamu karena Allah hanya di bibir saja?

Karena jika memang benar cintamu karena Allah, benar karena ingin menyempurnakan separuh agamamu, maka pasti semakin hari kamu akan semakin mencintainya dengan ketulusan.

Jika benar cintamu karena Allah, maka kamu tidak akan pernah merasa menyesal tatkala nampak kekurangannya, walau semua orang telah berkata bahwa kamu mungkin telah salah memilih pasangan.

Jika Benar Cintamu Karena Allah, Maka Setiap Kekurangan yang Nampak Darinya Akan Tetap Membuatmu Bersabar

Jika memang benar cintamu karena Allah, maka tentu setiap kekurangan yang nampak darinya di kemudian hari atau saat ini tidak akan pernah membuatmu merasa menyesal telah memilihnya.

Sebab hatimu akan besar dengan kesabaran, sehingga setiap kamu ingin mengeluh maka ingatanmu tentang kuasa Allah, tentang takdir-Nya akan selalu mengendalikanmu dengan terus yakin bahwa Allah tidak akan pernah salah dalam memasangkan.

Jika Benar Cintamu Karena Allah, Maka Kesalahan yang Dibuatnya Tidak Akan Pernah Menggoyahkan Keyakinanmu Bahwa Dia yang Terbaik

Jika memang benar cintamu karena Allah, maka tatkala pasanganmu berbuat kesalahan, tentu kamu tidak akan serta merta menyalahkan, tapi kamu akan mencari jalan bagaimana caranya dia kembali lagi dalam jalan-Nya.

Yang jelas, walaupun dia telah berbuat kesalahan yang fatal, kamu tidak akan pernah mengutuk atau menghakiminya, tapi kamu akan merasa bahwa inilah ujian dari Allah, sehingga sampai kapanpun kamu tidak akan pernah tergoyahkan dalam mencintainya.

Jika Benar Cintamu Karena Allah, Maka Semakin Hari Kamu Akan Semakin Dewasa Memaknai Hubunganmu Dengannya Tanpa Tapi

Jika memang benar cintamu karena Allah, murni karena ridho-Nya, maka pasti semakin hari kamu akan semakin dewasa memaknai sebuah hubungan yang kamu jalin dengannya tanpa tapi.

Kamu akan selalu berbenah agar selalu menjadi pasangan terbaik, pasangan yang selalu punya visi dan misi ingin menjadikan pasangan lebih baik dan lebih dekat kepada-Nya.

Jika Benar Cintamu Karena Allah, Maka Semakin Hari Kamu Akan Semakin Bersyukur Mendampinginya Dalam Setiap Saatnya

Jika memang benar cintamu karena Allah, maka pasti semakin hari kamu akan semakin bersyukur mendampinginnya dalam setiap keadaan, meski telah nampak banyak keburukan darinya.

Karena yang pasti ketulusan akan Allah tumbuhkan dalam hatimu, jika memang dari awal tujuanmu bersama dengannya adalah untuk mendapat kebaikan dari-Nya.

Jika Benar Cintamu Karena Allah, Maka Semakin Hari Kamu Akan Semakin Ingin Mengajaknya Lebih Dekat Lagi Kepada Sang Maha Cinta

Dan jika memang benar cintamu karena Allah, karena ingin mendapatkan kebaikan-Nya, maka semakin hari kamu akan semakin ingin mengajaknya lebih dekat lagi kepada sang maha cinta.


Sehingga setiap saatnya kamu akan merasa bahwa dia bukan hanya pendamping, pelengkap, dan penyempurnamu, tapi lebih kepada amanah yang harus benar-benar kamu jaga dengan sebaik-baiknya penjagaan.

Wahai sobat dakwah, Pada akhirnya yang mencintai pasangannya karena Allah akan jauh lebih bahagia dan setia daripada mencintainya karena rupa harta atau fisiknya saja.